Daisypath Anniversary tickers
Tampilkan postingan dengan label gereja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gereja. Tampilkan semua postingan
Noel...noel...noel...
It's Christmas time!!!!!
seneng banget udah Natal lagi, tapi yang bikin tambah bersyukur lagi, tahun ini The First X'mas with my lovely (ex) boyfriend...woohhhooooo...

Dan gw kepilih jadi
Lektris (pembaca kitab suci saat Perayaan Ekaristi) pas Natalan (hwwaaa...senangnya..), walopun gw tugas pas Malam Natal tanggal 24 Desember 09, dan kantor gw gak libur, gw berencana tetep izin pulang lebih awal...*bandel mode on*

Ide lain Natal taun ini,
gw dan Mada udah nyiapin kado Natal buwat temen2 dan sohib kami...kadonya sederhana siyh cuman Lunch Box biasa, tapi ada sukacita tersendiri saat bisa berbagi sama orang lain.

blom tau mo dibungkus gimana..tapi pengennya pake paper bagtampaknya paper bagnya kegedean
Tadinya mo beli yang kayak gini, via website ini, tapi ternyata mahal ya bowww. Padahal lucu banget bentuknya walopun agak useless (sepertinya)...

MERRY X'MAS Dec 25, 2009

n

HAPPY NEW YEAR Jan 1, 2010

Ini tahap terakhir setelah KPP (Kursus Persiapan Penikahan) sekaligus jadi tahap terakhir sebelum pemberkatan nikah.

Jauh-jauh hari, kami berdua punya angan-angan supaya pemberkatan nanti dilakukan sama Romo Yulius Agi,O.Carm, coz melihat dia berjiwa"muda", dan kotbah2nya lumayan "dalem"...hmm...untungnya beliau bersedia (thanks God)

Nah dari sinilah, karena pemberkatan kami maunya sama Romo Agi, jadilah kami kanonik sama beliau ini. Kanonik adalah tahap penyelidikan yang dilakukan oleh Romo tentang asal usul pernikahan, jadi intinya sih untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan kami menikah, asal usul keluarga kami (ada hubungan darah atau tidak), halangan-halangan nikah, ada paksaan atau tidak, dsb.

Awalnya, gw santai ajah, justru cami yang lebih nervous...coz kami akan ditanya satu persatu oleh Romo,..fuiiihhh...gak nyangka beliau ternyata kritis banget. Gw yang tadinya gak tegang malah jadi tegang banget ditanya macem2. Cami justru sebaliknya, dia cuma ditanya 15 menit...glekkk...gw? hampir 40 menit..hix...T.T

Jujur, gw bukan orang yang pandai berkomunikasi sama orang, Romonya juga kayaknya denger jawaban gw mental terus sampe gw mati kutu, tapi untungnya si cami bisa jawab smua, dan jawabannya ampe bikin Romo speechless...(makasih ayangkuwh, kamu menyelamatkan akuh...)

Then, setelah melewati proses tanya jawab, akhirnya kami lulussss.....yeeeyyyyy!!!!!

Seneng banget rasanya,..yang tadinya deg-degan, jadi ktawa-ktiwi terus, gak nyangka kami diberikan kelancaran sama Tuhan... ^__^
Tahap Pertama

1. Pendaftaran pernikahan di Gereja melalui sekretariat pada paroki masing-masing pada hari kerja (hari kerja dan waktu buka seketariat disesuaikan masing-masing paroki).

2. Membawa surat pengantar dari lingkungan calon mempelai (baik pria dan wanita). Dalam hal ini Surat Pengantar untuk mengikuti KPP (Kursus Persiapan Perkawinan).

3. Membawa fotokopi Surat Baptis yang diperbaharui:

- Katolik dengan Non Katolik

- salah satu calon mempelai yang beragama Katolik.

- Katolik dengan Katolik - kedua calon mempelai wajib melampirkannya.

4. Surat Baptis yang diperbaharui berlaku 6 bulan sampai dengan hari H (Pernikahannya).

5. Membawa pas foto 3x4, masing-masing 3 lembar.

6. Menyelesaikann biaya administrasi KPP (Kursus Persiapan Pernikahan), besar biaya disesuaikan paroki masing-masing. Hal-hal yang berkaitan dengan pendaftaran KPP, bisa ditanyakan di seketariat maing-masing paroki.

Tahap Kedua


1. Telah menyelesaikan prosedur Tahap Pertama.

2. Mengisi formulir dan menyerahkan berkas-berkas pernikahan, yaitu:
- Surat pengantar dari lingkungan masing-masing.
- Sertifikat Kursus Persiapan Pernikahan, asli dan fotokopi.
- Surat Baptis asli yang telah diperbaharui.
- Foto berwarna berdampingan (gandeng) ukuran 4x6, 3 lembar. - Fotokopi KTP saksi pernikahan 2 orang yang Katolik.

3. Kedua calon mempelai datang ke Romo ybs untuk melakukan pendaftaran penyelidikan kanonik (harus datang sendiri, tidak dapat diwakilkan).

4. Bagi calon mempelai yang belum Katolik dan/atau bukan Katolik, harap menghadirkan 2 orang saksi pada saat penyelidikan kanonik untuk menjelaskan status pihak yang bukan Katolik. Saksi adalah orang yang benar-benar mengenal pribadi calon mempelai yang bukan Katolik dan bukan anggota keluarga kandungnya.

5. Apabila kedua calon mempelai dari luar Paroki/Gereja dimana domisili calon mempelai, bawa surat delegasi/pelimpahan pemberkatan pemikahan dari Pastor/Romo setempat (tempat Penyelidikan Kanonik).

(Sumber : Kompas)

Gak terasa nih tinggal seminggu lagi kita berdua bakal ikut KPP (Kursus Persiapan Pernikahan).

Well, seperti yang udah pernah gw critain, KPP memang diwajibkan untuk pasangan pengantin yang beragama Katholik. Jadi, ya mau gak mau lah.

Tapi gw yang tadinya males buanggggeeettt ngurusin kursus "beginian" jadi semangat lho setelah baca isi bukunya.

Ini dia bukunya... walopun cover nya gak sebagus isinya, tapi ternyata buku ini menarik banget. Isinya (yang udah gw baca) :

  • Pemahaman tentang keluarga secara umum (dibahas komplit...plit..)
  • Kehidupan keluarga dan kaitannya dengan seks
  • Cara bijak mengelola keuangan dan ekonomi keluarga

Fuiihhh...tanggal kursus qta bedua 23-25 Juli 2009.

Semangat!!!!