Tampilkan postingan dengan label women's freedom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label women's freedom. Tampilkan semua postingan
Noel...noel...noel...It's Christmas time!!!!!
seneng banget udah Natal lagi, tapi yang bikin tambah bersyukur lagi, tahun ini The First X'mas with my lovely (ex) boyfriend...woohhhooooo...
Dan gw kepilih jadi Lektris (pembaca kitab suci saat Perayaan Ekaristi) pas Natalan (hwwaaa...senangnya..), walopun gw tugas pas Malam Natal tanggal 24 Desember 09, dan kantor gw gak libur, gw berencana tetep izin pulang lebih awal...*bandel mode on*
Ide lain Natal taun ini,
gw dan Mada udah nyiapin kado Natal buwat temen2 dan sohib kami...kadonya sederhana siyh cuman Lunch Box biasa, tapi ada sukacita tersendiri saat bisa berbagi sama orang lain.

blom tau mo dibungkus gimana..tapi pengennya pake paper bag
tampaknya paper bagnya kegedean
Tadinya mo beli yang kayak gini, via website ini, tapi ternyata mahal ya bowww. Padahal lucu banget bentuknya walopun agak useless (sepertinya)...
tampaknya paper bagnya kegedean

MERRY X'MAS Dec 25, 2009
n
HAPPY NEW YEAR Jan 1, 2010
Gila nih...akhir2 ini gw mulai "menentang" nyokap gw...
Nyokap bokap gw sangat konservatif untuk urusan penampilan, dan beliau juga menerapkan hal yang sama ke gw.
Hari Minggu kemaren gw kondangan ma cowo gw ke Bidakara, yang punya hajat ini orangtuanya mantan direktur IndoMobil, kebayang donk gimana megahnya pesta yang bakal digelar (udah kliatan juga dari Model Undangan yang dikasih).
Hmm...gw memutuskan untuk pake
- Sackdress mini,
- anting panjang,
- obi,
- rambut dicepol kecil,
- dan sandal hak tinggi.
Nyokap gw pas liat penampilan gw langsung ngoceh ngapain sih pake baju mini kayak gitu...mendingan pake clana panjang...
Wekkksss...clana panjang???Masa ke pesta pake clana panjang. Biasanya kalo nyokap gw udah ngomong gitu gw bakal ciut nyalinya, tapi kemaren nggak, karena gw merasa itu pesta besar dan gimanapun "cara berpenampilan" qta pasti jadi patokan pantas atau tidak untuk datang ke pesta seperti itu.
Akhirnya gw nekat tuh pake sackdress mini...hue..hue...gw udah dewasa, dan (bukan berarti harus menentang orangtua) tapi gw tau mana yang terbaik buwat gw.
Ini dia impian gw yang belum terwujud sampai hari in pengen banget bisa kerja di Komnas Perempuan.
Pertama kali punya keinginan untuk kerja di tempat "seperti" itu karena slama ini gw kerja kantoran di lingkungan yang kurang kondusif (mmm...u know watz i mean). Hampir setiap hari sampai dengan gw menulis hal ini gw melihat cowok-cowok di kantor gw becanda pake ucapan-ucapan yang gak enak didenger dan perlakuannya sama wanita cenderung melecehkan.
Mmmm...kebetulan gw kerja kantoran sebagai Accounting Staff, jadi gak mobile kayak posisi Marketing. But, itu dia..karena pantat gw slalu lengket ama kursi kantor selama 8 jam, jadi gw bisa perhatiin tiap ada sesuatu yang gak enak di sini. Beberapa orang bilang gw terlalu idealis, karena menurut mereka becanda dengan "sentuhan fisik" dari cowo ke cewe itu hal wajar....mmmm OK,.,maybe they'r right!! tapi mereka juga harus sadar gak semua orang bisa suka sama perilaku mereka.
Ngliat keadaan ini bikin gw makin getol pengen kerja di Komnas Perempuan gw bisa memberikan "jiwa" gw untuk (setidaknya) memberikan dukungan moril sama kaum wanita yang alami kekerasan dan pelecehan, gak cuma pelecehan seks,tapi juga pelecehan hak dan harga dirinya (bleehhh...puitis amat...-red)
Gw udah baca sekelumit tentang Komnas Perempuan diwww.komnasperempuan.or.id dan gw suka banget sama program kerjanya mereka.
Ini nih sedikit peran2 nya mereka :
Dalam menjalankan mandatnya, Komnas Perempuan mengambil peran sebagai berikut :
menjadi resource center tentang hak asasi perempuan sebagai hak asasi manusia dan kekerasan terhadap perempuan sebagai pelanggaran HAM;
menjadi negosiator dan mediator antara pemerintah dengan komunitas korban dan komunitas pejuang hak asasi perempuan, dengan menitikberatkan pada kepentingan korban;
menjadi inisiator perubahan serta perumusan kebijakan;
menjadi pemantau dan pelapor tentang pelanggaran Ham berbasis jender dan pemenuhan hak korban;
menjadi fasilitator pengembangan dan penguatan jaringan di tingkat lokal, nasional dan internasional untuk kepentingan pencegahan, peningkatan kapasitas penanganan dan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.
Hmmm...someday...gw bisa kerja full menghabiskan masa hidup gw disini.
Pertama kali punya keinginan untuk kerja di tempat "seperti" itu karena slama ini gw kerja kantoran di lingkungan yang kurang kondusif (mmm...u know watz i mean). Hampir setiap hari sampai dengan gw menulis hal ini gw melihat cowok-cowok di kantor gw becanda pake ucapan-ucapan yang gak enak didenger dan perlakuannya sama wanita cenderung melecehkan.
Mmmm...kebetulan gw kerja kantoran sebagai Accounting Staff, jadi gak mobile kayak posisi Marketing. But, itu dia..karena pantat gw slalu lengket ama kursi kantor selama 8 jam, jadi gw bisa perhatiin tiap ada sesuatu yang gak enak di sini. Beberapa orang bilang gw terlalu idealis, karena menurut mereka becanda dengan "sentuhan fisik" dari cowo ke cewe itu hal wajar....mmmm OK,.,maybe they'r right!! tapi mereka juga harus sadar gak semua orang bisa suka sama perilaku mereka.
Ngliat keadaan ini bikin gw makin getol pengen kerja di Komnas Perempuan gw bisa memberikan "jiwa" gw untuk (setidaknya) memberikan dukungan moril sama kaum wanita yang alami kekerasan dan pelecehan, gak cuma pelecehan seks,tapi juga pelecehan hak dan harga dirinya (bleehhh...puitis amat...-red)
Gw udah baca sekelumit tentang Komnas Perempuan di

Ini nih sedikit peran2 nya mereka :
Dalam menjalankan mandatnya, Komnas Perempuan mengambil peran sebagai berikut :
menjadi resource center tentang hak asasi perempuan sebagai hak asasi manusia dan kekerasan terhadap perempuan sebagai pelanggaran HAM;
menjadi negosiator dan mediator antara pemerintah dengan komunitas korban dan komunitas pejuang hak asasi perempuan, dengan menitikberatkan pada kepentingan korban;
menjadi inisiator perubahan serta perumusan kebijakan;
menjadi pemantau dan pelapor tentang pelanggaran Ham berbasis jender dan pemenuhan hak korban;
menjadi fasilitator pengembangan dan penguatan jaringan di tingkat lokal, nasional dan internasional untuk kepentingan pencegahan, peningkatan kapasitas penanganan dan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.
Hmmm...someday...gw bisa kerja full menghabiskan masa hidup gw disini.

